Mengapa Title Tag itu Penting dalam SEO?

Title tag mungkin adalah tag SEO yang paling penting bagi semua website. Jika Anda bisa menempatkan keyword di awal title tag, itu sangat membantu efektifitas dari tag tersebut. Mengenai panjang ttile tag, jumlah karakter maksimum yang di perbolehkan oleh masing-masing search engine akan bervariasi.

Sebagai contoh, Google membolehkan maksimal sebanyak 66 karakter, sementara Yahoo! membolehkan hingga 120 karakter. Jika title tag melebih limit tersebut, maka akan di potong untuk menyesuaikan dengan maksimum karakter yang di perbolehkan.

Karena itulah, untuk mendapat semua keuntungan dari title tag, meski terdapat batasan jumlah karakter yang di perbolehkan, World Wide Web Consortium (W3C) merekomendasikan web designer untuk mempertahankan panjang maksimum sebanyak 64 karakter. Anda bisa melakukan itu, atau mengusahakan agar tilte tag tetap bisa bekerja maksimal, baik di Google maupun Yahoo! (dan semua search engine).

Caranya adalah dengan membuat judul atau title tag yang bisa di mengerti, meski cuma terdiri dari 66 karakter. Memang, butuh pemikiran yang matang untuk membuat title tag yang sempurna, tapi itu bisa di lakukan. Dan itu terserah Anda, apakah ingin menyediakan waktu atau tidak. Jika di buat dengan benar, judul atau title tag yang hanya terdiri dari 66 karakter sama efektif nya dengan judul yang lebih panjang.

Crawler dari search engine menggunakan tilte tag sebagai sumber utama untuk menentukan topik dari suatu halaman web. Crawler akan mengamati judul atau title, dan setiap kata yang ada di dalamnya akan di artikan sebagai topik halaman.

Itulah sebabnya mengapa menyertakan keyword di dalam judul atau title tag, dan menempatkannya se-awal mungkin, adalah hal yang sangat penting bagi SEO. Text yang ada di dalam title tag, juga akan menjadi text yang muncul di halaman hasil pencarian search engine (SERP), sebagai link yang akan di klik oleh user untuk mengakses halaman Anda.

Contoh, katakanlah website Anda menyediakan panduan menjalankan bisnis online. Jika keyword utama website Anda adalah “bisnis online” dan “menambah penghasilan”, maka judul yang sangat relevan dengan topik website Anda mungkin adalah “Panduan Menjalankan Bisnis Online untuk Menambah Penghasilan.”

Karena title tag atau judul adalah elemen pertama yang akan di temui oleh crawler saat mendatangi website, maka judul tersebut akan dibacanya, lalu mengamati website Anda, juga semua keyword yang ada di dalamnya, baru kemudian menentukan seberapa relevan title atau judul tersebut dengan seluruh content yang ada.

Itu juga yang menyebabkan mengapa sangat vital untuk menyisipkan keyword utama di dalam judul atau title tag. Anda mungkin akan menggunakan 20 keyword pada halaman web, tapi dua atau tiga di antaranya adalah keyword utama yang Anda pilih. Dan keyword inilah yang seharusnya di gunakan dalam title tag.

Hal lain yang juga sangat penting untuk ingat adalah membuat judul atau title yang unik untuk masing-masing halaman. Buatlah judul yang sejelas mungkin, dan jangan lupa untuk menyisipkan keyword utama atau keyword yang paling efektif untuk halaman tersebut. Sebab, kata-kata ini akan muncul di reverse title bar atau tab title pada web browser, seperti pada contoh gambar di bawah:

reverse title bar dan tab title

Text di dalam title tag akan muncul di reverse title bar dan tab title

Sekarang Anda sudah tahu mengapa harus menggunakan title tag. Pertanyaan berikurnya yang harus di jawab adalah, seperti apa title tag itu sebenarnya, dan di mana menggunakanya?

Cara terbaik untuk mempelajari di mana seharusnya Anda menempatkan title tag adalah dengan cara melihat souce code dari website lain. Seperti yang terlihat pada gambar di bawah, title tag berlokasi di dalam head tah, bersama dengan meta description tag dan meta keyword tag.

title tag berada di dalam head tag, bersama dengan meta description dan meta keyword tags

Title tag berada di dalam head tag, bersama dengan meta description dan meta keyword tags

Gambar ini di ambil dari source code aktual. Karena itu, cukup sulit untuk melihat title tag yang berada di antara bagian awal dan akhir dari head tag, jadi berikut ini tampilan title tag yang lebih di sederhakan:

<head>
<title>Bisnis Online</title>
<meta name=”description” content=”Panduan Menjalankan Bisnis Online untuk Menambah Penghasilan” />
<meta name=”keywords” content=”Bisnis Online, Menambah Penghasilan” />
</head>

Jika kode tersebut dipisahkan bari perbaris, berikut yang akan Anda dapat:

  • <head> ini adalah tag head pembuka.
  • <title>Bisnis Online</title> ini adalah title tag yang menyertakan tag pembuka dan penutup.
  • <meta name=”description” content=”Panduan Menjalankan Bisnis Online untuk Menambah Penghasilan” /> Ini adalah tag meta description, tempat Anda meletakkan deskripsi singkat mengenai website Anda, termasuk keyword.
  • <meta name=”keywords” content=”Bisnis Online, Menambah Penghasilan” /> Ini adalah tag tempat meletakkan semua keyword yang di gunakan untuk menjelaskan website Anda.
  • </head> Ini adalah head tag penutup yang mengindikasikan bahwa informasi yang ada di dalam header telah berakhir.

Head tag dan title tag yang di tunjukkan di atas di anggap sebagai tag-tag container yang bertindak sebagai penampung informasi tertentu. Head tag berfungsi untuk menampung informasi header, dan title tag menampung informasi title atau judul. Sangat penting bagi title tag untuk berada di dalam header. Karena jika berada di luar header, maka website Anda tidak bisa di tampilkan dengan benar.

Saat membua title tag, ingatlah bahwa title tag terbaik adalah yang singkat, menarik, menyertakan keyword dan dapat membantu membangun brand atau merek. Biasanya, text yang di sertakan pada title tag juga akan di tampilkan pada rangking di search engine sebagai link. Dengan kata lain, title tag akan menjadi kesan pertama yang akan menarik atau menjauhkan calon pengunjung.

Popularity: 25% [?]

Leave a Comment

Previous post:

Next post: