Pembayaran Tunjangan Sertifikasi Guru Bulan Desember 2020 di OKI Ditunda

0
11

OGAN KOMERING ILIR – Pemerintah pusat merelokasi Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBD) tahun 2020 ini.

Kebijakan tersebut dilakukan untuk memprioritaskan penanganan pandemi Covid-19. Ternyata kebijakan itu, memicu pergeseran alokasi transfer daerah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel).

Sebagai dampaknya, beberapa pos anggaran harus mengalami penundaan pembayaran. Termasuk juga Tunjangan Profesi Guru (TPG) PNSD atau lebih dikenal dengan tunjangan sertifikasi guru.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten OKI Muhammad Amin mengungkapkan, kondisi tersebut mengharuskan terjadi penundaan satu bulan pembayaran pada triwulan IV.

Karena seharusnya tunjangan sertifikasi guru tersebut, dibayarkan hingga tiga bulan penuh yakni bulan Oktober-Desember 2020.

“Ini bisa dibayarkan hanya dua bulan saja, yakni Oktober-November 2020,” ucapnya, di Kayuagung, Minggu (27/12/2020).

Penundaan ini sendiri bukan hanya terjadi di Kabupaten OKI saja. Tapi juga di daerah lain, yang tidak dapat mengakomodir pembayaran tunjangan secara penuh.

Pihaknya menyesuaikan transfer dana tersebut, dengan dana transfer yang tersedia di kas daerah. Untuk pembayaran tersebut, akan dilakukan paling lambat sebelum cuti bersama akhir tahun ini.

Dana Tunjangan Sertifikasi Guru

Kasubag Keuangan Disdik Eko Sugiarto menjelaskan, jika dana tunjangan profesi guru disalurkan Kemendikbud melalui transfer kas daerah.

Untuk triwulan IV, diperlukan sekitar Rp33,9 miliar untuk mengakomodir 2.799 orang tenaga pendidik. Yang terdiri dari 81 orang tenaga pendidik jenjang TK .

Lalu, 2.100 orang guru SD, 553 orang tenaga pendidik SMP, 49 orang pengawas sekolah SD dan sisanya 16 orang pengawas SMP.

“Dana triwulan IV ditransfer pada kas daerah hanya sebesar Rp26 Miliar. Tunjangan bulan Desember 2020, akan dibayarkan pada tahun berikutnya,” ujarnya.

Perubahan tersebut, menurut dia, berdasarkan aturan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor : 35/PMK.07/2020.

Yaitu tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020, dalam rangka penanganan pandemi Covid-19. Dan atau menghadapi ancaman yang membahaya perekonomian nasional.

sumber : Berita Nasional Terkini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here